Catatan Seorang Relawan

Oleh: Bryan Christian dan Febri Bahari

Pada hari Jumat , tanggal 21 Febuari 2014, perwakilan dari FKUI Febri Bahari dan Bryan Christian berangkat ke Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri Provnsi Jawa Timur Gunung Kelud, kami berkumpul dengan tim UI Peduli di Gedung DPRM di UI Depok. Jumlah tim UI peduli adalah 16 orang relawan dengan 5 Supir. Pada pukul 20.30 kami berangkat menggunakan 2 bikun, 1 bikun untuk relawan dan 1 lagi untuk logistik. Logistik yang kami bawa berupa Air Mineral 70 dus, susu bayi 8 dus, alat kebersihan seperti sapu , pel , ember dan karbol .

Kami tiba disana hari Minggu , 23 Februari pukul 2 dini hari. Sampai di sana kami disambut oleh tim relawan dari PKPU,sejenis NGO yang bergerak di bidang amil zakat dan kebencanaan. Pagi itu juga kami langsung briefing awal untuk penjabaran tugas dan kondisi yang ada di kecamatan puncu. Setelah itu kami berisitrahat, dan baru mulai beraktifitas pukul 6 pagi.

Kegiatan kami dimulai dengan menyusun logistik yang telah ada di posko. Kemudian dilanjutkan dengan mengeluarkan logistic yang kami bawa. Banyak kerdus air mineral yang rusak sehingga banyak air mineral yang berceceran, akibat lama perjalanan dan kondisi jalan.Setelah itu kamipun briefing awal di hari itu. Hasil briefingnya adalah relawan UI Peduli dibagi menjadi 3 tim, tim assessment, tim logistik , dan tim medis. Tim assessment bergerak ke fasilitas umum dan menilai fasilitas mana yang akan diberikan bantuan. Tim logistik bertugas untuk menyiapkan bantuan berdasarkan laporan dari tim assessment, misalnya membeli genteng dengan merek tertentu. Sedangkan tim medis, yang didalamnya termasuk kami berdua, bergabung dengan tim medis yang telah disediakan oleh PKPU.

Perjalanan kami selanjutnya menuju ke desa panggung sari, berjarak 5 KM dari puncak gunung kelud. Disana kami mengadakan beberapa kegiatan diantaranya adalah pengobatan massal, trauma healing untuk anak anak dan bagi bagi sembako. Di perjalanan menuju panggung sari kami melihat banyak tanaman petani di sana seperti cabe dan jagung yang mengalami gagal panen, karena daun dan batangnya rusak akibat debu vulkanik kelud. Selainan tanaman rusak, atap rumah warga juga banyak yang terkena pasir sehingga mayoritas warga di sana sedang memperbaiki rumahnya.

Kami pulang hari minggu pukul 17.00 dengan menggunakan bikun yang sama, kami pulang melalui jalur selatan. Kami tiba di Jakarta jam 11 malam hari Senin, 24 Februari 2014.

Total dana yg terkumpul adalah Rp 10 601 700
Dengan rincian penggunaan dana sbb:
3000 masker: 1 020 000
50 Cendo lyteers: 950 000
120 erlamycetin eye drops: 720 000
50 obat batuk bromhexin syrup: 225 000
2 box strepsil: 20 000
2 gitar akustik: 655 000
Transportasi dan bekal tim relawan: 300 000
Kas Dana Abadi untuk operasional dan biaya cadangan bencana lain: 1 060 170
Sisa Dana disalurkan melalui rekening UI Peduli dan Aksi Cepat Tanggap(ACT) untuk keperluan rekonstruksi di Kelud.

Terima kasih kepada segenap IKM FKUI yang telah memberikan bantuan dalam bentuk apa pun. Semoga semangat kepedulian untuk sesama terus terpelihara.

IMG_0284IMG_0346IMG_0368IMG_0377IMG_0380IMG_0286

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *