CEGAH OBESITAS DENGAN YANG MANIS!

Hah? Bukannya makanan manis malah naikin berat badan? Kok bisa mencegah obesitas? Eh jangan salah ya, manis di sini bukan makanan manis, loh. Tapi…

Nah, penasaran kan, manis apa yang bisa mencegah obesitas? Yuk simak terus!Nah, penasaran kan, manis apa yang bisa mencegah obesitas? Yuk simak terus!

Kenalan Sama Obesitas dulu, Yuk!

Obesitas adalah kondisi dimana terdapatnya akumulasi lemak yang berlebihan hingga berdampak pada terganggunya kesehatan dan dikategorikan sebagai penyakit kronik.

Namun, apakah setiap orang yang mengalami kelebihan berat badan digolongkan sebagai orang yang obesitas?

Tentu tidak, ya. Biasanya, obesitas dapat diukur dengan mengetahui body mass indeks (BMI) seseorang. Cara menghitung : berat badan (kg) / (tinggi badan)2 (m2). Untuk wilayah Asia Pasifik, seperti Indonesia, BMI rata-rata dewasa nya cenderung lebih kecil, di sekitar 22-23 kg/m2, sehingga, standar BMI nya juga sedikit berbeda.

BMI adalah metode yang paling sederhana, murah, dan non-invasif. Berbeda dengan metode lain, BMI hanya bergantung pada tinggi dan berat badan sehingga tidak membutuhkan peralatan yang sulit.

 

Lalu, Kalau Obesitas, Terus Kenapa?

 

Obesitas adalah kondisi klinis yang umum ditemukan sehingga sering kali diremehkan oleh publik dan banyak negara di dunia. Parahnya lagi, sering kali juga terjadi penolakan oleh tenaga medis profesional untuk penanganan obesitas karena obesitas masih dianggap kurang urgent.

Tapi, apakah kamu tahu kalau obesitas memberikan efek metabolik yang buruk pada tekanan darah, kolesterol, trigliserida, dan resistensi insulin. Sangat perlu untuk diketahui ya, obesitas sangat berbahaya karena merupakan faktor risiko dari berbagai macam penyakit. Seperti, gangguan

  • Pernafasan
  • Otot dan tulang
  • Kemandulan (infertilitas)
  • Diabetes tipe 2
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah
    • Darah tinggi (hipertensi)
    • Stroke
    • Penyakit jantung koroner

Sayangnya, meskipun sudah banyak studi yang membuktikan efek buruk obesitas terhadap kesehatan, pada tahun 2014, ada lebih dari 600 juta orang yang mengalami obesitas di dunia ini dan mereka semua berisiko terkena penyakit-penyakit yang bisa mengancam nyawa mereka.

Serem:( Harus Banget Dicegah, Tuh! Bagaimana ya Cara Mencegah Obesitas? Inget ga, tadi ada yang manis…

Biar gampang untuk diingat, yuk, cegah obesitas dengan Manis! Eh, bukan makan makanan manis ya, tapi, MaNIS di sini adalah singkatan dari 4 langkah dari WHO untuk menurunkan berat badan, yaitu:

  1. Ma: Makan lebih banyak buah, sayur, kacang-kacangan, dan gandum utuh
  2. N: Ningkatin aktivitas fisik setidaknya 30 menit tiap harinya
  3. I: Ingat untuk kurangin konsumsi lemak dan gula
  4. S: Say no to lemak jenuh, ganti dengan lemak tidak jenuh (Minyak sayur)!

Jadilah, MaNIS! HEHEHEHEHE

YUK SAMA-SAMA TERAPKAN MANIS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI DAN SAMA-SAMA MENCEGAH OBESITAS!

 

Penulis : Raja Yasmin Khalilah

Referensi

  1. Ofei F. Obesity – A Preventable Disease. Ghana Medical Journal. 2005;39(3):98-101.
  2. Wirth A, Wabitsch M, Hauner H. The Prevention and Treatment of Obesity. Deutsches Aerzteblatt Online. 2014;. 111(42): 705–713.
  3. Body Mass Index: Considerations for Practitioners [Internet]. Cdc.gov. 2018 [cited 10 October 2018]. Available from: https://www.cdc.gov/obesity/downloads/bmiforpactitioners.pdf
  4. Comparison of World Health Organization and Asia-Pacific body mass indeks classification. International Journal of COPD. 2017; 12 2465–2475.
  5. Rothman K. BMI-related errors in the measurement of obesity. International Journal of Obesity. 2008;32(S3):S56-S59.
  6. Obesity and overweight [Internet]. Wedocs.unep.org. 2015 [cited 10 October 2018]. Available from: https://wedocs.unep.org/bitstream/handle/20.500.11822/8130/-Tunza%20Vol%20101_%20Sport%20%20and%20the%20%20environment-20121120.pdf?sequence=4&isAllowed=y

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *