Tenggelam? Chat boleh, Orang jangan!

Oleh: Karel Handito Syafi Sumarsudi

“Eh itu si A kok ga naik-naik ya di kolam”

“Wah dia tenggelam tuh, gua nyebur ya mau nyelamatin”

“Eh bukannya bahaya ya kalo lo nyebur buat nyelamatin orang?”

“Ah yaudahlah ini lagi darurat, tunggu disini”

*byuurr*

Apakah tindakan dia merupakan tindakan yang tepat untuk menyelamatkan orang tenggelam? Apa yang akan anda lakukan jika dalam keadaan seperti itu? Mari kita bahas dalam rubrik ini yang bertemakan tenggelam.

unknown.tiff

Gambar 1. Anak tenggelam

Jadi tenggelam itu apa sih?

Menurut WHO, Tenggelam atau drowning adalah proses terjadinya gangguan pernafasan dari perendaman / pencelupan dalam cairan. Nah jadi tenggelam itu tidak cuma pas berenang di kolam renang atau di laut, tapi lagi berendem di bathtub juga bisa mengakibatkan tenggelam loh! Jadi bahaya tenggelam itu tidak hanya ada di tempat rekreasi, namun bisa sedekat kamar mandi kamu.

Ah tenggelam doang, bukan masalah besar kan?

Eits, tunggu dulu. Tenggelam itu merupakan masalah besar loh di dunia. Pada tahun 2015, sekitar 350,000 kematian terjadi karena tenggelam. Tenggelam merupakan penyebab utama kematian akibat kecelakan yang tidak disengaja ke-3 di dunia. Sekitar 7% dari kematian akibat cedera merupakan kejadian tenggelam.

Kenapa sih tenggelam itu bisa membunuh kita?

Ketika seseorang tenggelam, jalur pernapasannya akan tertutup oleh air atau cairan lainnya sehingga mereka kehilangan kemampuan mereka untuk bernapas. Respon selanjutnya adalah untuk menahan napas, namun manusia biasa yang tidak dilatih untuk menahan napasnya tidak bisa menahan napasnya lebih dari satu menit. Proses menahan napas tersebut akan dilanjutkan dengan keinginan bernapas yang sangat besar dan akhirnya menarik air yang menutupi saluran pernapasan, proses tersebut dinamakan aspirasi. Jika orang tersebut tidak diselamatkan, aspirasi dari air akan berlanjut dan hipoksia, keadaan kekurangan oksigen pada tubuh, akan terjadi. Kelanjutan dari proses tersebut adalah kehilangan kesadaran dengan cepat dan kehilangan kemampuan untuk bernapas. Setelah itu, maut sangatlah dekat.

unknown.tiff

Gambar 2. Tanda-tanda orang tenggelam

Jadi jika ada yang tenggelam, kita harus ngapain ya?

Jika anda melihat seseorang yang tenggelam, segera beri tahu lifeguard atau pegawai keselamatan terdekat.

JANGAN mencoba menyelamatkan dengan turun berenang dan menarik korban.

Kejadian tersebut hanya bisa terjadi di film saja. Seseorang yang tenggelam sedang dalam kondisi panik dan jika kalian mendekati mereka di dalam air, kemungkinan mereka akan menarik anda ke bawah lebih besar dibandingkan anda bisa menarik mereka keluar. Lifeguard yang sudah terlatih untuk menyelamatkan mereka masih menggunakan alat bantu untuk menyelamatkan korban.

Hal yang bisa kalian lakukan adalah untuk tetap berada di daratan dan mencoba meraih korban dengan menggunakan benda yang panjang seperti tongkat, ranting kuat, bahkan handuk panjang dapat digunakan. Jika tidak ada benda panjang, anda juga bisa mencoba melemparkan benda yang dapat mengapung kepada korban. Hal ini sangat penting dan perlu diingat karena jangan sampai korban bertambah, terutama jika korbannya bisa jadi anda.

Jika sudah naik, apa yang kita lakukan sekarang?

Ketika korban tenggelam sudah ditarik dan berada di daratan, Posisikan korban dengan posisi terlentang dengan posisi kepala dan dada sejajar. Pemeriksaan standar A-B-C digunakan untuk memastikan kondisi korban. Selanjutnya, jika korban memiliki denyut nadi dan bernapas sesuai, namun tidak sadarkan diri, posisikan korban dengan recovery position. Jika korban memiliki denyut nadi, namun tidak bernapas, berikan napas bantuan. Jika korban tidak memiliki denyut nadi, lakukan RJP pada korban. Bantuan tenaga kesehatan profesional juga diperlukan, jadi kontak cepat dengan ambulans itu penting.

Jika saya yang tenggelam bagaimana?

Tentunya hal yang dapat dilakukan adalah tindakan pencegahan, karena jika kita tenggelam, waktu yang kita punya sangatlah singkat. Antara lain pencegahan yang kita dapat lakukan adalah:

  1. Belajar berenang
  2. Berenang bersama orang lain atau teman
  3. Hindari badan air yang memiliki arus cepat
  4. Menggunakan pelampung

Jadi…

Tenggelam merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang dapat dicegah terbesar di dunia. Edukasi yang benar untuk mengantisipasi serta mencegah tenggelam itu penting. Oleh karena itu, sebarkanlah informasi ini kepada masyarakat, terutama teman-teman dan keluarga tercinta.

 


Referensi:

  1. World Health Organization. Drowning [Internet]. Geneva: WHO Intenational; May 2017 [cited on December 1st 2017] Available From: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs347/en/
  2. Szpilman D, Bierens J, Handley A, Orlowski J. Drowning. N Engl J Med 2012; 366:2102-2110
  3. Szpilman D. Near-Drowning and Drowning Classification. CHEST Sept 1997; 112:3:660-665
  4. Van Beeck EF, Branche CM, Szpilman D et al A new definition of drowning: towards documentation and prevention of a global public health problem. Bull World Health Organ 2005;83:853–856
  5. Venema AM, Groothoff JW, Bierens JJLM The role of bystanders during rescue and resuscitation of drowning victims. Resuscitation 2010;81:434–439

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *