Merasa Sulit Tidur? Segera Ubah Pola Hidup Kamu Sebelum Kesehatanmu Menjadi Taruhannya!

Ditulis oleh: Harits Adi Putra

insomnia

Duh, kenapa ya semalem aku susah tidur, terus siang ini aku cape dan rasanya males banget mau ngerjain apa pun?!”

Keluhan tersebut mungkin sering kita dengar dari ucapan teman-teman kita. Bahkan, kita sendiri mungkin pernah mengalaminya. Jika kamu mengalami hal serupa, coba pikirkan bagaimana pola tidur kamu belakangan ini. Pernahkah kamu merasa sulit tidur pada malam hari? Atau mungkin, apakah kamu pernah terbangun pada tengah malam dan kamu menjadi tidak bisa tidur lagi?

Jika kamu menjawab “Ya”, itu lah gejala kamu mengalami insomnia!
Insomnia merupakan suatu masalah kesehatan yang ditandai dengan gejala sulit tidur. Sebenarnya, tak hanya bisa menjadi keluhan utama, insomnia dapat pula menjadi gejala dari suatu penyakit.

Lalu, apa saja kah penyebab timbulnya masalah insomnia?

  1. Stres
    Rutinitas kegiatan yang padat dan melelahkan serta tuntutan kerja yang tinggi dapat membuat seseorang mengalami stres atau depresi. Kondisi stres dapat membuat seseorang selalu memikirkan masalahnya kapan pun dan dimana pun. Dengan begitu, stres tentu dapat membuat kita mengalami sulit tidur karena kita selalu memikirkan masalah kita.
  2. Pola tidur yang tidak teratur
    Pola tidur yang tak teratur, misalnya karena sering bekerja hingga larut malam, dapat merusak siklus biologis tubuh kamu dan memicu insomnia. Selain itu, kesulitan tidur juga dapat terjadi setelah kamu berpergian jauh dengan pesawat udara atau yang biasa dikenal sebagai jet lag.
  3. Kebiasaan buruk sebelum tidur
    Apakah kamu sering bermain HP atau menonton TV sebelum tidur? Jika memang demikian, kamu perlu waspada mengalami insomnia. Ternyata, aktivitas-aktivitas tersebut dapat menstimulasi otak kita hingga kita sulit menjadi rileks dan mengalami insomnia.
  4. Makan terlalu banyak sebelum tidur
    Pernahkah kamu menyangka bahwa makan terlalu banyak sebelum tidur dapat membuat kita kesulitan tidur? Ternyata, makan terlalu banyak sebelum tidur dapat membuat kita merasakan sensasi tidak nyaman pada perut sehingga kita menjadi sulit tidur. Selain itu, makanan atau minuman yang mengandung zat stimulan, seperti kopi (mengandung kafein), teh, atau pun rokok (mengandung nikotin), juga bisa memicu timbulnya insomnia.
  5. Efek dari penyakit lain
    Sejumlah penyakit bisa membuat seseorang sulit tidur, misalnya hipertiroidisme, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, dan sebagainya.

Mungkin sebagian orang masih menyepelekan remeh masalah sulit tidur (insomnia) ini karena berpikiran hal ini merupakan hal yang “biasa” saja. Padahal, insomnia dapat membuat produktivitas harian kamu menjadi rendah karena kamu akan merasa lelah di hari berikutnya.

Bahkan, tahu kah kamu bahwa insomnia dapat menurunkan kondisi kesehatan kamu? Insomnia yang berkelanjutan dapat memicu timbulnya penyakit-penyakit yang tentu tak kita inginkan, seperti penyakit darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, dan lain-lain.

Wah, menyeramkan sekali ya efek-efek buruk dari insomnia! Lalu, bagaimana kah cara untuk mencegah dan mengatasi insomnia?

Ternyata, cara mencegah dan mengatasi insomnia tidaklah sulit, cukup dengan menghindari penyebab-penyebab insomnia dengan cara berikut:

  1. Jangan sampai kamu mengalami stres
    Meskipun kamu memiliki kegiatan yang padat, usahakan tetap menyisakan waktu luang untuk kamu beristirahat. Lakukanlah aktivitas-aktivitas yang kamu senangi, misalnya mendengarkan musik, berolahraga, dan lainnya.
  2. Biasakan tidur dengan pola yang teratur
    Usahakan agar kamu tidur dan bangun pada jam yang teratur setiap harinya, misalnya tidur pukul 9 malam dan bangun pada pukul 5 pagi. Sadarilah bahwa tubuh kamu membutuhkan waktu tidur sekitar 7-9 jam.
  3. Hindari bermain HP atau menonton TV sebelum tidur
    Jika kita tidak bermain HP atau menonton TV sebelum tidur, otak kita akan berada pada keadaan istirahat (tidak terstimulasi) sehingga lebih mudah untuk tidur.
  4. Jangan makan terlalu banyak sebelum tidur
    Jarak antara makan malam dan tidur sebaiknya minimal 3 jam. Dengan begitu, sensasi perut yang tidak nyaman ketika tidur dapat dihindari dan kita bisa tidur lebih nyenyak
  5. Hindari konsumsi kopi, teh, atau pun merokok pada malam hari
    Kopi, teh, atau pun nikotin (dalam rokok) dapat membuat kita sulit tidur apabila dikonsumsi pada malam hari. Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi minuman tersebut dan pilihlah minuman lain, seperti susu yang ternyata dapat membuat kita lebih mudah tertidur.
  6. Matikan atau redupkan lampu di kamar tidur
    Suasana gelap dapat merangsang produksi hormon melatonin dalam tubuh kita yang berperan dalam pengaturan siklus biologis sehingga kita bisa lebih cepat tertidur.

Wah, ternyata mudah sekali ya untuk menghindari insomnia! Oleh karena itu, mari biasakan pola tidur yang teratur dan menghindari hal-hal pencetus insomnia agar kondisi kesehatan kita tetap prima dan produktivitas tetap terjaga!

Terima kasih
Semoga bermanfaat!

Referensi:

  1. Kay J, Tasman A. Essentials of psychiatry. 1st ed. Chichester: John Wiley & Sons; 2006.
  2. Insomnia [Internet]. Mayo Clinic. 2016 [cited 26 November 2016]. Available from: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/home/ovc-20256955
  3. Blahd W. 20 tips for better sleep [Internet]. WebMD. 2016 [cited 26 December 2016]. Available from: http://www.webmd.com/a-to-z-guides/discomfort-15/better-sleep/slideshow-sleep-tips
  4. How much sleep do we really need? [Internet]. National Sleep Foundation. 2016 [cited 26 December 2016]. Available from: https://sleepfoundation.org/how-sleep-works/how-much-sleep-do-we-really-need

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *