Mengalami Hipotermia ketika naik Gunung? Tangani dengan tepat!

Oleh: Eloisa Nathania

Kamu kedinginan saat sedang naik gunung? Jangan anggap remeh… Bisa saja itu gejala hipotermia.

Hipotermia merupakan keadaan darurat ketika tubuh kita kehilangan panas lebih cepat dibandingkan tubuh kita memproduksi panas. Suhu tubuh normal manusia adalah sekitar 37o Celcius, sedangkan hipotermia adalah ketika suhu tubuh berada dibawah 35o Celcius.

Bagi para pendaki gunung, hipotermia merupakan kondisi berbahaya yang tidak jarang terjadi. Ketika naik gunung, semakin ke puncak, udara biasanya semakin dingin disertai dengan tiupan angin yang semakin kencang, ditambah lagi terkadang terjadi hujan ketika mendaki gunung sehingga baju kita menjadi basah. Semua kejadian tersebut sering terjadi ketika mendaki gunung dan merupakan penyebab dari hipotermia di gunung.

Gejala Hipotermia:

  • Biasanya dimulai dengan kedinginan, kemudian lama kelamaan badan menggigil sampai menggertakan gigi untuk menahan dingin
  • Merasakan kantuk dan lemas
  • Berbicara tidak jelas atau bergumam serta linglung dan bingung
  • Tubuh mengalami kesulitan untuk bergerak dan koordinasi tubuh tidak baik
  • Napas menjadi lambat

Hati-hati! Jika tidak segera ditangani dengan benar, hipotermia dapat menyebabkan berbagai komplikasi pada jantung, otak, sistem pernapasan bahkan menyebabkan kematian. Maka dari  itu kita harus mengetahui bagaimana cara menangani hipotermia terutama ketika naik gunung dimana pertolongan pertama sangat diperlukan demi keselamatan diri sendiri maupun orang disekitar kita.

Nah! Kamu sudah tau belum cara menangani hipotermia? Yuk kita simak penjelasan dibawah ini!

Prinsip utama untuk penanganan hipotermia adalah menjaga panas tubuh yang masih dimiliki korban dan mengembalikan energi tubuh yang telah digunakan korban untuk menghasilkan panas.

Penanganan-penanganan yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Carikan tempat perlindungan yang lebih hangat seperti masuk ke dalam tenda
  2. Hangatkan badan korban dengan memberikan pakaian hangat tambahan untuk seluruh tubuh termasuk topi. Jika pakaian basah, jangan lupa mengganti dengan pakaian kering terlebih dahulu

PENTING! Jangan bantu menghangatkan tubuh korban dengan cara menggosok-gosok karena akan menghilangkan panas tubuh yang dimiliki korban

  1. Jauhkan korban dengan kontak langsung pada tanah
  2. Berikan minuman hangat manis dan makanan dengan kalori tinggi seperti coklat dan makanan manis lainnya

Perhatian: JANGAN BERIKAN MINUMAN ATAU MAKANAN YANG MENGANDUNG ALKOHOL, KAFEIN DAN TEMBAKAU

  1. Bantu menyemangati korban secara moral dan memberikan motivasi

Jadi kalian kan sudah tahu nih apa saja gejala dan bagaimana cara menangani hipotermia dengan baik dan benar, diharapkan kalian tidak perlu takut lagi mengalami hipotermia ketika naik gunung. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi anda yang memiliki hobi mendaki gunung.


Referensi:

  1. Hypothermia – Mayo Clinic [Internet]. Mayoclinic.org. 2016 [cited 20 November 2016]. Available from: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hypothermia/basics/definition/con-20020453
  2. Hypothermia [Internet]. Mountain Training. 2016 [cited 20 November 2016]. Available from: http://www.mountain-training.org/blog/hypothermia
  3. Hypothermia – Symptoms – NHS Choices [Internet]. Nhs.uk. 2016 [cited 20 November 2016]. Available from: http://www.nhs.uk/Conditions/hypothermia/Pages/symptoms.aspx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *