Ketahuilah Penanganan Pertama Frostbite!!

Ditulis oleh: Adhirahman. Frostbite adalah kerusakan akibat pembekuan terhadap jaringan dikarenakan terpaparnya kulit oleh suhu sangat dingin dalam jangka waktu yang panjang. Seseorang dapat terkena frostbite ketika kulit terpapar dengan suhu di bawah -10 C dimana menyebabkan pembuluh darah mengalami penyempitan. Lokasi yang rentan terkena frostbite lebih awal adalah pada daerah jari-jari tangan dan kaki, hidung, telinga, pipi, dan dagu. Walaupun kulit yang langsung terkena paparan cuaca dingin lebih rentan terkena frostbite, tidak menutup kemungkinan yang tertutup dengan pakaian seperti sarung tangan dapat tetap terkena, maka berhati-hatilah!
Terdapat berbagai tingkatan dalam frostbite berdasarkan derajat keparahannya, mulai dari derajat pertama atau biasa disebut dengan frostnip, derajat kedua, dan derajat ketiga.
Frostnip merupakan tingkat frostbite yang paling ringan dimana bersifat ringan dan dapat disembuhkan, pada tingkat kedua akan timbul benjol pada kulit dan mengalami kerusakan jaringan lebih dalam dibandingkan frostnip, dan pada tingkat ketiga kulit mengalami kerusakan permanen dimana kulit akan tampak berwarna hitam serta keras saat diraba.
Ketika seseorang tidak dapat merasakan sensasi tubuhnya kondisi tempat yang dingin maka kita harus curiga akan terjadinya frostbite dan harus segera lakukan penanganan awal seperti hindari dari paparan suhu rendah, memantau stabilitas airway, breathing, circulation (ABC), dan lakukan penghangatan sebelum beranjak menjadi frostbite tingkat dua. Terapi penghangatan dapat dilakukan dengan cara memberikan air hangat tidak mengalir bersuhu 40-42 C selama 10-30 menit disertai dengan pergerakan tubuh ringan, apabila timbul rasa nyeri saat dihangatkan jangan menghentikan proses penghatan karena jaringan yang kembali membeku akan berdampak lebih bahaya dan hindari pula suhu yang terlalu tinggi. Pemakaian ibuprofen seperti Advil dan Motrin IB dianjurkan untuk efek pereda nyeri dan anti peradangan.
Pertolongan pertama berupa pengecekan ada atau tidaknya hipotermia adalah salah satu tindakan yang penting untuk dilakukan. Hipotermia merupakan kondisi dimana suhu tubuh mengalami penurunan secara berangsur melewati batas 35 C, mudahnya dari beberapa gejala hipotermia ketika seseorang menggigil dan dalam kondisi pakaian basah atau dalam keadaan kondisi suhu ekstrem, maka kemungkinan terkena hipotermia. Dalam kondisi seperti itu maka tindakan utama yang dilakukan adalah memberikan kehangatan untuk mengembalikan ke suhu normal manusia sekitar 36.5-37.5 C.
Frostbite bukanlah hal yang sepele karena pada frostbite derajat dua dan tiga kerusakan yang terjadi bersifat permanen. Untuk mencegah frostbite, beberapa tindakan dapat dilakukan seperti hindari cuaca dingin, basah, atau berangin yang ekstrem, gunakan pakaian yang sesuai dengan suhu sekitar (perhatikan penggunaan kaus kaki dan sarung tangan! Kaus kaki yang panjang dan tebal serta sarung tangan mittens lebih dianjurkan pada suhu dingin), dan perbanyak gerakkan tubuh asalkan jangan sampai terlalu lelah.84cb415c8b4d88e90ce52a837f409dc0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *