Pusing Apabila Belum Makan? Bisa Jadi Hipoglikemi!

Ditulis oleh: Diajeng Ayesha Soeharto

Sering mendengar istilah diatas bukan? Sebenarnya apa sih hipoglikemi itu? Jika kamu merasa pusing tiba-tiba terutama sebelum makan, hal ini bisa disebabkan oleh gula darah yang rendah. Nah kondisi ini yang kita sebut dengan hipoglikemi!

Menurut American Diabetes Association, seseorang dapat mengalami hipoglikemi apabila kadar gula darahnya rendah sekitar 70 mg/dl. Namun angka ini hanya patokan belaka. Ternyata, tidak semua orang memiliki kadar gula darah rendah yang sama lho!

Setelah kita mengetahui apa itu glikemi, pasti pengen tau dong gejala-gejala hipoglikemi ini? Menurut National Institute of Health, gejala-gejala hipoglikemi adalah:

    • Pusing atau sakit kepala
    • Laper
    • Penglihatan kabur
    • Gemetar
    • Keringetan
    • Menggigil
    • Kebingungan dan kegelisahan
    • Rasa lemas dan kelelahan
    • Kurangnya koordinasi

Selanjutnya, kita akan membahas tentang penyebab hipoglikemi ini. Jadi penyebab utama glikemi adalah turunnya jumlah gula darah, atau yang kita sebut glukosa darah. Biasanya kekurangan ini dikarenakan kita kurang mengkonsumsi karbohidrat atau makanan-makanan yang kurang glukosa. Nah, si glukosa ini merupakan sumber energi utama ditubuh kita, jadi kalo kita kekurangan glukosa dapat menyebabkan pusing-pusing dan tubuh yang lemas

Untuk beberapa kasus lainnya, ada hipeglikemi yang dikenal dan reaksi shock insulin. Keadaan ini dialami orang yang mengidap penyakit diabetes. Pada umumnya penderita diabetes memiliki gula darah yang tinggi dan untuk menurukannya dapat diberikan insulin melalui oral atau injeksi. Insulin ini merupakan hormon yang membantu proses metabolisme glukosa menjadi tenaga, sehingga akan menurunkan jumlah glukosa di dalam tubuh kita. Tapi jika pemakaian insulin ini secara ekstensif, maka akan terjaid penurunan kadar glukosa yang berlebihan, dan berujung pada shock insulin. Kondisi terburuk dari shock insulin ini penderita bisa pingsan, kejang, bahkan shock

Selain konsumsi insulin yang berlebihan di penderita diabetes, hipoglikemi dapat disebebakan oleh konsumsi yang berlebihan, atau juga kekurangan beberapa hormon

Keadaan hipoglikemi ini dapat terjadi secara tiba-tiba. Jika hipoglikemi tidak segera ditangani penderita hipoglikemi dapat mengalami kondisi seperti pingsan, kejangm syok, mual, muntah, bahkan dapat berujung koma dan kematian. Maka dari itu, sudah sebaiknya kita dapat menangani hipogikemi saat kondisinya masih ringan

Penanganan hipoglikemi ini sangat mudah, kita hanya butuh mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung glukosa, contohnya seperti roti, nasi, jus buah, madu dan juga susu. Kita juga dapat memantau kadar glukosa darah kita dengan pengecekkan gula darah secara berkala.

Jika hipoglikemi ini sudah parah, kita tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi glukosa lagi karena ini akan memperburuk keadaannya. Untuk itu dibutuhkan penanganan darurat saat keadaan ini sudah terjadi. Untuk orang yang sudah berpengalaman penanganan hipoglikemi dapat dilaksanakan dengan menyuntikan glukagon pada penderita hipoglikemi.

Referensi:

1. American Diabetes Association. Hypoglycemia (Low Blood Glucose) [Internet]. 2015 [cited 17 November 2015]. Available from: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/blood-glucose-control/hypoglycemia-low-blood.html?referrer=https://www.google.co.id/

2. National Institute of Health – U.S. Department of Health and Services. Hypoglycemia [Internet]. 2015 [cited 17 November 2015]. Available from: http://www.niddk.nih.gov/health-information/health-topics/Diabetes/hypoglycemia/Pages/index.aspx

3. Mayoclinic.org. Hypoglycemia [Internet]. 2015 [cited 17 November 2015]. Available from: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hypoglycemia/basics/definition/con-20021103

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *