Luka, Bagaimana Supaya Cepat Sembuh?

Perawatan Luka Optimal untuk Penyembuhan yang Lebih Cepat

oleh: Annisa Nindiana (Humas Tim Bantuan Medis FKUI)

 

Bandage

Meski sekecil apapun, luka tidak boleh disepelekan. Pada luka yang tidak ditangani dengan baik dapat terjadi perdarahan, infeksi, hingga amputasi. Tujuan dari perawatan luka adalah mencegah infeksi lebih lanjut dan menciptakan kondisi yang optimal untuk penyembuhan luka. Perawatan luka yang baik dapat mempercepat penyembuhan luka dan meminimalisasi efek kosmetik (bekas luka) pada kulit.

 

Apakah luka harus dibiarkan kering, atau justru dalam kondisi lembab?

Luka tidak boleh basah dan tidak boleh kering, tetapi harus dibuat lembab. Penting untuk menjaga kelembaban luka karena kondisi tersebut akan mendukung proliferasi atau pembelahan sel-sel fibroblas yang dapat membentuk jaringan baru, sehingga pembentukan jaringan akan terjadi lebih cepat dan makin menyerupai kulit sehat.

 

Apakah setiap luka harus diberi antiseptik?

Penggunaan antiseptik justru juga akan merusak jaringan sekitar dan memperlambat penyembuhan luka. Pada luka kecil, cukup gunakan air steril/matang dengan suhu sedang. Namun, apakah antiseptik tidak boleh digunakan sama sekali? Tentu saja antiseptik dapat digunakan, namun hanya pada luka yang tidak dapat sembuh atau luka yang parah dan sangat mungkin terinfeksi.

 

Berikut ini adalah langkah sederhana dalam merawat luka:

  1. Sebelum bersentuhan dengan penutup luka, pastikan anda sudah mencuci tangan atau memakai sarung tangan steril untuk mengurangi risiko infeksi.
  2. Jika masih terdapat perdarahan, tekan sumber perdarahan dengan bantalan kain kassa hingga berhenti.
  3. Bersihkan luka dari kotoran dengan menggunakan air mengalir. Jika terdapat benda yang tertanam pada kulit, jangan mencoba melepasnya! Biarkan staf medis / professional yang menangani.
  4. Tutup area luka dengan bantalan kassa, kompres, atau perban berpelekat.

Gunakan kassa steril selama luka belum menutup sempurna. Kompres diberikan jika luka masih basah, dengan kassa lembab yang dibasahi air masak atau NaCl 0,9% selama 15-30 menit minimal 2x/hari.

  1. Ganti penutup luka secara teratur.

Penutup luka harus diganti rutin setiap hari. Jika ingin mengganti kassa, basahi sedikit terlebih dahulu untuk mengurangi lengket dan mencegah munculnya luka baru.

 

Apa yang menyebabkan luka sulit sembuh?

Luka yang tidak kunjung sembuh setelah beberapa minggu atau bulan harus dicari penyebabnya. Luka kronis dapat terjadi pada:

  1. Perawatan yang kurang baik

Pada luka yang tidak dirawat dengan baik biasanya terdapat material asing (kayu, pasir, kaca) atau infeksi yang menimbulkan reaksi yang mengganggu proses penyembuhan luka

  1. Osteomyelitis kronis

Infeksi pada tulang terutama pada trauma atau patah tulang terbuka dapat menghambat penyembuhan luka. Pada keadaan ini dibutuhkan terapi antibiotik selama 6 minggu dan debridemen tulang.

  1. Konsumsi tembakau

Kandungan nikotin pada tembakau dapat menyumbat pembuluh darah, ditambah dengan karbon monoksida yang menurunkan penghantaran oksigen ke daerah yang luka.

  1. Malnutrisi

Beberapa penelitian telah mengkonfirmasi bahwa vitamin C, vitamin A, zink, dan protein merupakan nutrien penting dalam penyembuhan luka.

  1. Diabetes mellitus
  2. Obat-obatan

Obat yang telah diketahui dapat memperlambat peyembuhan luka adalah golongan steroid dan NSAID.

  1. Sirkulasi yang buruk

 

Luka adalah masalah umum pada masyarakat, yang tanpa perawatan memadai dapat menyebabkan kecacatan pada kulit. Pemahaman yang baik akan perawatan luka dapat membantu luka anda untuk sembuh lebih cepat dan tentunya dengan hasil yang maksimal.

 

 

 

 

 

 

Referensi

  1. Nadine B, Semer MD. Basics of wound care. 2013; available from: https://global-help.org/publications/books/help_basicwoundcare.pdf
  2. Wound and lymphoedema management. 2010; available from: http://whqlibdoc.who.int/publications/2010/9789241599139_eng.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *