Tim Medis FKUI dalam Banjir Bandung Selatan

Pada hari Sabtu, 26 Desember 2014, 12 orang mahasiswa FKUI yang terdiri dari Aulia Akbar Bramantyo (2010), Rio Wikanjaya (2010), Ikrar Syahmar (2010), Rori Alfath (2011), Annisa Nindiana (2011), Febri Bahari (2012), Haryo Satrio (2012), Moch Yasin Friansyah (2012), Fikri Ichsan (2013), dan Fadhila Dea (2013) yang berlaku sebagai koordinator tim dari Tim Medis FKUI, beserta 7 orang anggota dari Tim Bantuan Medis Trisakti dan Tim Bantuan Medis Galenus Maranatha turut serta dalam kegiatan turun bencana di banjir kabupaten Bandung, tepatnya pada kelurahan Baleendah. Kegiatan turun bencana ini dikoordinir oleh PTBMMKI WIlatah II yang dituanrumahi oleh TBM Galenus Maranatha yang berdomisili di Bandung. Kegiatan turun bencana kali ini bekerja sama dengan Kelompok Bakti Sosial Pengusaha (KBSP) Bandung, Kodim TNI AD, Polsek Kab. Bandung, relawan Bandung Juara, serta menghadirkan beberapa dokter relawan dari IDI dan dokter polisi.

Kegiatan ini diawali dengan kumpul pagi di lapangan Saparua, lalu briefing di puskesmas Baleendah, lalu pengobatan masal di beberapa titik pengungsian. Total pengobatan masal yang dilakukan dalam aksi turun bencana kali ini berjumlah 5 titik dengan pasien lebih dari 400 orang pasien yang ditangani. Pada sekitar pukul 08.00 WIB sampai dengan 11.30 WIB pengobatan masal dibagi menjadi dua tim di dua titik yang berbeda, yaitu di RW 21 yang membuka pos di SPBU setempat dan di RW 27 yang membuka pos di ruang serbaguna Matahari Residence, Baleendah. Setelah ishoma, sebagian tim melakukan pengobatan masal berikutnya di Warakauri dan setelah itu dilanjutkan ke titik yang berbeda, yaitu di gedung serbaguna kel. Baleendah. Di Warakauri, kami tidak hanya melakukan pengobatan masal saja, tapi kami juga memberikan trauma-healing dengan cara menghibur anak-anak di posko setempat dengan mengajak mereka bermain dan membaca buku cerita bersama. Pada saat yang sama,
sebagian tim juga membuka posko di kawasan Gedung Juang, lalu dilanjutkan dengan melakukan pengobatan masal ke kawasan penduduk yang masih kesulitan dalam mengakses logistik dan obat-obatan karena terendam banjir yang cukup dalam, yaitu hingga setinggi dada orang dewasa. Untuk mencapai penduduk di kawasan tersebut, tim paramedis beserta beberapa dokter dan dokter muda membawa logistik yang diperlukan untuk mendatangi rumah-rumah yang masih terendam banjir menggunakan dua perahu karet lalu melakukan pengobatan masal di tempat tersebut. Penyakit yang dikeluhkan beragam, tapi sebagian besar adalah ISPA dan penyakit kulit seperti luka sedang dan gatal. Kegiatan selesai pada pukul 17.00 di kelurahan Baleendah, lalu kembali ke Bandung untuk evaluasi panitia di lapangan Saparua sampai pukul 19.50 WIB.

Akhir kata, kami dari Tim Medis FKUI mengucapkan terimakasih atas segala dukungan berupa apapun yang diberikan oleh segenap IKM FKUI sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dan memberikan manfaat sebanyak-banyaknya terhadap mereka yang membutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *