Tim Medis FKUI dalam Banjir Banjarnegara

Pada hari Jumat 19/12/2014 kami Tim Medis FKUI memberangkatkan 6 orang yang terdiri dari Jonathan Grantomo (2012), dr. Andy Omega, dr. Beladenta, dr. Iman Setiadi, dr. Nur Atikah, dan dr. Riko Satrio Wibowo untuk menjadi tim medis dalam bencana longsor di Banjarnegara. Perjalanan pergi menggunakan bis yang ditempuh selama 15 jam dari pukul 18.00 hingga pukul 09.00 hari berikutnya. Koordinasi dilakukan dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap) yang kemudian menjemput kami menuju lokasi bencana. Kami tinggal di posko kemunusiaan ACT yang dipimpin oleh Mas Ruli. Kemudian, kami membagi tim menjadi dua yaitu tim dapur umum dan tim assessment. Setelah melakukan assessment dan evaluasi, kami memutuskan untuk melakukan bantuan berupa penyuluhan, trauma healing, dan pengobatan massal pada desa Gintung yang sebagian besar warganya diungsikan karena berada dalam kawasan siaga longsor. Hal ini dikarenakan desa lain yang berada dekat dengan lokasi longsor sudah banyak dijamah
oleh relawan dan petugas medis. Bantuan tersebut kami berikan keesokan harinya pada pukul 08.00-13.00 di Desa Gintung. Penyuluhan yang kami berikan berupa pengenalan diare dan cara mencuci tangan yang benar. Terdapat 64 peserta pengobatan massal dengan komposisi 10 pria dan 54 wanita, terdiri dari 13 anak – anak dan 51 dewasa. Keluhan yang sering ditemui ialah ISPA, jamur pada kulit, hipertensi, dan diare. Pada pukul 14.00, kami diantar ACT menuju terminal Banjarnegara dan kemudian pulang menggunakan bis pukul 17.00 ke Jakarta.

Tim Medis FKUI mengucapkan terima kasih atas segenap bantuan, tenaga maupun moral, yang sudah diberikan IKM FKUI pada kesempatan ini sehingga pengiriman relawan ini dapat terlaksana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *